Senin, 05 Februari 2018

Seperti Semula

Bukan cinta yang memilih pergi
Bukan pula jalanku yang meninggalkan
Namun cinta tetap seperti semula
Hanya saja ia tersimpan
Karena bagiku cukup demikian
Menyimpannya dalam

Tak perlu kau jelaskan
Karena semua akan terang pada saatnya
Tak perlu kau khawatirkan
Karena ia hanya mencoba dewasa
Menumbuhkan bahagia pada jalannya

Bukan cinta yang memilih meninggalkan
Namun ia hanya mencoba memberi ruang
Untuk bahagia dengan cara yang tak ia duga

Jika memang tak perlu memilikimu
Namun hanya ku merasa
Kau pun menyimpan cinta seperti semula
Yang mungkin tak pernah bisa kumengerti dengan sempurna

5 Februari 2018

Sabtu, 03 Februari 2018

Now and Memories

Now and memories. 😊😊 bukan karena latah dengan istilah anak zaman sekarang yaaa.. yang apa2 diberi embel-embel "zaman now".
Namun judul tersebut memang ingin saya angkat karena melihat sebuah wajah baru namun masih menyiratkan sejarah. Sejarah yang tertuang manis pada sebuah monumen untuk mengenang sebuah perjuangan, perjalanan yang tak mudah bagi mereka yang mencintai. Mencintai negeri dan bangsa.

Setelah sekian tahun monumen (biasa disebut tugu jam) dan taman itu seperti tak mendapat perhatian, kini taman serta monumen pengenang sejarah ini pun telah memperbaharui rupa. Maafkan jika istilah "pengenang sejarah" tidak tepat sebagai padanan istilahnya.

Namun bagi saya yang tergerak untuk menulis ini, tempat ini tidak hanya mengenai sejarah bangsa. Namun juga mengenai sejarah perjuangan diri.

Entah mengapa jika menyebut mengenai tempat ini, seolah saya akan terlempar pada waktu yang sangat lama. Satu dekade lebih. Masa ketika saya menempuh pendidikan formal. Selayaknya teman-teman saya yang lain. Masa ketika saya harus menghadapi resiko sebuah pilihan. Ya, dalam usia awal remaja yang harus belajar menghadapi resiko sebuah pilihan. Dalam masa masih sangat belia, anak kampung yang tak pernah mengenal kehidupan kota di tengah kota kelahiran sendiri. Bertanggungjawab atas sebuah jalan hidup. Yang saya sadari itu adalah perjalanan yang mungkin tidak akan terhapus dalam memori. Karena mau tidak mau, masa itu adalah salah satu pembentuk karakter saya yang sekarang. Yang harus tetap tegar berdiri menghadapi kesulitan dan kesedihan. Harus tetap kuat berjalan melewati rintangan. Yang harus tersenyum untuk menyatakan semua baik-baik saja.
Mengeja kesendirian dalam keterasingan.
Namun, beruntung. Dalam sebuah masa yang saat itu terasa panjang, semua dapat terhapus seiring waktu. Sedikit kisah yang menjadi satu bingkisan indah bersama cerita bahagia ketika saya bisa berbaur dan mengenal teman-teman hebat di sana. Di tempat saya dan teman-teman menuntut ilmu. Mengenal guru-guru nan hebat. Yang ikut melahirkan putera bangsa terbaiknya.

Apa kabar teman seperjuangan dan pengajar serta pendidik kami yang hebat?
Saya masih menyebutnya hebat, di tengah keprihatinan dalam dunia pendidikan era sekarang.


Rabu, 04 Oktober 2017

Ambigu

Setiap yg hidup adalah berhak
Dan pribadiku tak inginkan menjadi batas
Setiap makna terdapat pengertian
Dan sejatiku tak ingin ia bermakna bias
Tak ada ambigu, tetaplah begitu
Tetaplah berlalu
Seperti tak mengerti arti berhenti
Ketika pelita memendar
Usah kau tunggu pudar
Lanjutlah berlalu
Untuk yang tak semu
Usah mengerti arti berhenti
Lanjutlah berlalu

By: Tere Liye

》》》》》》
Demi Allah, orang2 yang selalu membantu orang lain dengan tulus, maka tidak akan pernah dibiarkan oleh Allah sendirian. Orang2 yang ihklas menolong, meringankan urusan orang lain, tidak akan pernah sendirian. Jika dia diuji dengan beban kehidupan, kesusahan--karena hidup ini penuh ujian, maka pertolongan Allah selalu dekat baginya.
Ini janji Allah, tidak akan meleset walau sebenang.
*Tere Liye

》》》》》》
Doa ibu tidak ternilai harganya...
Boleh jadi doa itu telah membuka kunci2 kesempatan. Menjauhkan bala dan marabahaya, menyingkirkan hambatan, atau mengangkat beban di pundak kita.
Doa seorang ibu tdk ternilai harganya.
--Tere Liye

》》》》》》
Warisan terbaik bagi anak-anak kita itu adalah pendidikan.
Warisan seperti tanah, rumah, kebun, sawah, itu akan habis dijual, dan pasti akan dijual oleh mereka yang tidak peduli dan sejak muda memang tidak bisa apa-apa selain menghabiskan harta benda.
Sebaliknya, pendidikan, akan memberikan mereka pemahaman baik tentang kerja keras, mandiri. Pendidikan akan menjaga mereka dari menjadi beban dan merepotkan orang lain.
*Tere Liye

》》》》》》
Wanita yang percaya diri, dia tidak membutuhkan pamer tubuhnya yang bagus, tas, sepatu, pakaiannya yang mahal, perhiasannya, dsbgnya. Wanita yang percaya diri, cukup tampil sederhana, bersahaja, karena dia tahu persis dia punya amunisi yang lebih hakiki: kecerdasan, keberanian, mandiri, bisa diandalkan, dsbgnya.
*nasehat lama
**juga berlaku untuk laki-laki, dia tdk butuh pamer dgn tubuh gagah, wajah tampan, mobil mewah, dsbgnya

》》》》》》
Jadilah wanita yang sungguh cantik.

Apa itu? Dia memang cantik, tapi dia tidak akan membiarkan fakta itu menguasai kepalanya, lantas bergegas ingin dipuji orang lain lewat pamer ini, pamer itu.

Jadilah wanita yang sungguh cerdas.

Apa itu? Dia memang cerdas, tapi dia sama sekali tidak perlu membuktikannya, ingin sekali menjadi pusat perhatian.

Sekali orang mengenalnya, otomatis tahulah orang lain betapa cantik dan cerdasnya wanita ini. 

By: Boy Candra

》》》》》》
Bahagialah dengan cara yang telah kamu pilih. Biarkan aku juga bahagia dengan hal-hal di masa lalu yang membuatku tersisih. Hidup kini sudah sama-sama menjadi lebih baik. Aku sudah merasa lebih nyaman dengan apa yang kujalani sekarang. Semoga kamu juga bahagia dengan seseorang yang dulu kamu bawa pulang. Temuilah hal-hal baik dalam hidupmu. Biar kutemukan juga hal-hal menarik bagi hidupku. Tidak ada yang perlu dipaksakan lagi sama. Bukan sebab aku dendam, lantas aku ingin kamu tetap jauh dan tenggelam. Namun, itu adalah hal yang lebih baik untuk kita. Kamu dengan hidupmu. Aku dengan kebahagiaanku. Tidak bersama, bukan berarti masih belum mampu menyembuhkan luka. Kadang, tidak ingin lagi sama dan bersama, hanyalah cara menghargai bahagia yang datang setelah luka-luka yang mendera. Aku hanya ingin kamu tahu, bahwa kamu dulu pernah begitu dalam melukaiku. Dan kini aku sudah lepas dari semua itu. Aku tahu, kamu barangkali sudah bahagia. Semoga aku tidak salah mengira. Dan kamu juga harus tahu, aku sudah menemukan jalan yang lebih baik dari pada yang pernah kita rintis dan berakhir pelik di masa itu.
—Boy  Candra

》》》》》》
Setelah hari-hari yang sedih berlalu. Bulan-bulan pahit memulihkan diriku. Aku menyadari satu hal; yang bukan untukku, sekeras apa pun kupaksakan, tetap saja tak akan menjadi milikku. Yang kuperjuangkan sekuat usahaku, jika kau tak memperjuangkanku sepenuh hatimu, tetap saja kita akan berlalu.
Hidup terlalu pendek untuk dihabiskan dengan kesedihan berkepanjangan. Aku belajar menerima diri; bahwa aku memang bukan orang yang kau inginkan. Kelak, suatu hari nanti kau juga harus belajar menyadari. Bahwa kau sudah kulupakan dan bukan orang yang penting kemudian.
*BOY CANDRA, dalam buku “Sebuah Usaha Melupakan”.

》》》》》》
Ada hal yang harus dilepaskan demi hal lain. Karena tidak semua bisa digenggam bersamaan. Kadang, di titik seperti ini kita diuji tentang bagaimana menentukan prioritas. Tentang bagaimana mendahulukan hal yang lebih pantas.
–boycandra

》》》》》》
Kalau nanti aku hilang. Semoga apa pun yang pernah terjadi di antara kita. Tetaplah menjadi hal yang kau kenang dengan bahagia. Mungkin tidak pernah mudah saling melepaskan. Hanya saja kau harus percaya. Kau tetap bagian penting meski aku gagal memperjuangkanmu.
—boycandra

》》》》》》
Jika nanti kau tak lagi denganku. Tetaplah percaya. Bahwa semua yang jatuh tak jatuh begitu saja. Setiap perpisahan, tak terjadi begitu saja. Ada hal-hal yang mungkin saja tidak kita ketahui. Sesuatu yang menyebabkan semua itu terjadi.
–boycandra


Setia

Kesetiaan...
Bukan tentang kesempurnaan kebersamaan
Bukan tentang tetap tinggal atau meninggalkan
Setia...
Adalah ketika rasa itu mampu bertahan tanpa diminta
___ayu np

October 15th, 2017

Bukan sebab lebihmu lalu ku memuja
Bukan karena kurangmu lantas ku menjauh
Namun karena lebih dan kurangmu
DIA hadirkan cinta untukmu
Yang tak mampu berlalu walau tergerus waktu
Yang tak mampu lari walau uji bersilih hadir

Through the good and bad I will stand true

ayu np
5 oktober 2017.