Rabu, 04 Oktober 2017

Ambigu

Setiap yg hidup adalah berhak
Dan pribadiku tak inginkan menjadi batas
Setiap makna terdapat pengertian
Dan sejatiku tak ingin ia bermakna bias
Tak ada ambigu, tetaplah begitu
Tetaplah berlalu
Seperti tak mengerti arti berhenti
Ketika pelita memendar
Usah kau tunggu pudar
Lanjutlah berlalu
Untuk yang tak semu
Usah mengerti arti berhenti
Lanjutlah berlalu

By: Tere Liye

Demi Allah, orang2 yang selalu membantu orang lain dengan tulus, maka tidak akan pernah dibiarkan oleh Allah sendirian. Orang2 yang ihklas menolong, meringankan urusan orang lain, tidak akan pernah sendirian. Jika dia diuji dengan beban kehidupan, kesusahan--karena hidup ini penuh ujian, maka pertolongan Allah selalu dekat baginya.
Ini janji Allah, tidak akan meleset walau sebenang.
*Tere Liye
Doa ibu tidak ternilai harganya...
Boleh jadi doa itu telah membuka kunci2 kesempatan. Menjauhkan bala dan marabahaya, menyingkirkan hambatan, atau mengangkat beban di pundak kita.
Doa seorang ibu tdk ternilai harganya.
--Tere Liye
Warisan terbaik bagi anak-anak kita itu adalah pendidikan.
Warisan seperti tanah, rumah, kebun, sawah, itu akan habis dijual, dan pasti akan dijual oleh mereka yang tidak peduli dan sejak muda memang tidak bisa apa-apa selain menghabiskan harta benda.
Sebaliknya, pendidikan, akan memberikan mereka pemahaman baik tentang kerja keras, mandiri. Pendidikan akan menjaga mereka dari menjadi beban dan merepotkan orang lain.
*Tere Liye
Wanita yang percaya diri, dia tidak membutuhkan pamer tubuhnya yang bagus, tas, sepatu, pakaiannya yang mahal, perhiasannya, dsbgnya. Wanita yang percaya diri, cukup tampil sederhana, bersahaja, karena dia tahu persis dia punya amunisi yang lebih hakiki: kecerdasan, keberanian, mandiri, bisa diandalkan, dsbgnya.
*nasehat lama
**juga berlaku untuk laki-laki, dia tdk butuh pamer dgn tubuh gagah, wajah tampan, mobil mewah, dsbgnya

By: Boy Candra

Bahagialah dengan cara yang telah kamu pilih. Biarkan aku juga bahagia dengan hal-hal di masa lalu yang membuatku tersisih. Hidup kini sudah sama-sama menjadi lebih baik. Aku sudah merasa lebih nyaman dengan apa yang kujalani sekarang. Semoga kamu juga bahagia dengan seseorang yang dulu kamu bawa pulang. Temuilah hal-hal baik dalam hidupmu. Biar kutemukan juga hal-hal menarik bagi hidupku. Tidak ada yang perlu dipaksakan lagi sama. Bukan sebab aku dendam, lantas aku ingin kamu tetap jauh dan tenggelam. Namun, itu adalah hal yang lebih baik untuk kita. Kamu dengan hidupmu. Aku dengan kebahagiaanku. Tidak bersama, bukan berarti masih belum mampu menyembuhkan luka. Kadang, tidak ingin lagi sama dan bersama, hanyalah cara menghargai bahagia yang datang setelah luka-luka yang mendera. Aku hanya ingin kamu tahu, bahwa kamu dulu pernah begitu dalam melukaiku. Dan kini aku sudah lepas dari semua itu. Aku tahu, kamu barangkali sudah bahagia. Semoga aku tidak salah mengira. Dan kamu juga harus tahu, aku sudah menemukan jalan yang lebih baik dari pada yang pernah kita rintis dan berakhir pelik di masa itu.
—Boy  Candra
Setelah hari-hari yang sedih berlalu. Bulan-bulan pahit memulihkan diriku. Aku menyadari satu hal; yang bukan untukku, sekeras apa pun kupaksakan, tetap saja tak akan menjadi milikku. Yang kuperjuangkan sekuat usahaku, jika kau tak memperjuangkanku sepenuh hatimu, tetap saja kita akan berlalu.
Hidup terlalu pendek untuk dihabiskan dengan kesedihan berkepanjangan. Aku belajar menerima diri; bahwa aku memang bukan orang yang kau inginkan. Kelak, suatu hari nanti kau juga harus belajar menyadari. Bahwa kau sudah kulupakan dan bukan orang yang penting kemudian.
*BOY CANDRA, dalam buku “Sebuah Usaha Melupakan”.
Ada hal yang harus dilepaskan demi hal lain. Karena tidak semua bisa digenggam bersamaan. Kadang, di titik seperti ini kita diuji tentang bagaimana menentukan prioritas. Tentang bagaimana mendahulukan hal yang lebih pantas.
–boycandra


Setia

Kesetiaan...
Bukan tentang kesempurnaan kebersamaan
Bukan tentang tetap tinggal atau meninggalkan
Setia...
Adalah ketika rasa itu mampu bertahan tanpa diminta
___ayu np

October 15th, 2017

Bukan sebab lebihmu lalu ku memuja
Bukan karena kurangmu lantas ku menjauh
Namun karena lebih dan kurangmu
DIA hadirkan cinta untukmu
Yang tak mampu berlalu walau tergerus waktu
Yang tak mampu lari walau uji bersilih hadir

Through the good and bad I will stand true

ayu np
5 oktober 2017.

Kamis, 08 Juni 2017

Make Your Own Joy

Make your own joy, cause you deserve to have!

Buatlah dirimu bahagia... kau pantas untuk bahagia dalam hidupmu. Jangan merasa tidak bahagia karena sesuatu yang tidak pantas membuatmu luka. Untuk bahagia adalah pilihan bagimu. Maka lakukanlah.

Mengharapkan dibahagiakan orang lain?? Come on! Bukan saatnya lagi menggantungkan hidup pada orang lain, apalagi pada cara orang lain. Selama masih bisa menentukan langkah sendiri, lakukan tanpa merugikan pihak lain. Tidak semua hal pada orang lain sesuai untukmu. Tidak semua cara pandang orang lain sesuai alur hidupmu.

Orang lain berhak saja menilai, namun tetap saja yang mengetahui dan menjalani adalah dirimu.

Berdirilah di atas kakimu sendiri.
Jangan mengharapkan dibahagiakan orang lain.
Buatlah kebahagaiaanmu.
Ukirlah mimpimu.
Raihlah citamu, dengan caramu.
Berdirilah di atas kakimu.
Jangan hiraukan mereka yang berisik.
Jangan hiraukan mereka yang sengaja ataupun tidak mengukir luka bagimu.
Maafkan mereka.

Kecewa?
Iya, jika memang hasil tidak sesuai harapan.
Namun jangan relakan dirimu menyerah pada kekecewaan ataupun kegagalan.

Pastikan kekecewaan itu hanya pemanis perjalanan dalam perjuanganmu.
Pastikan kegagalan itu hanya tamu pengantar pesan bagi masa depanmu.
Pastikan segala tangis dan luka itu hanya sapaan bagi sukses masamu nanti.
Pastikan beban dan jatuhmu hanya kajian bagi tangguh langkahmu.

Semoga cerah akan menyambut pada masamu nanti, dan akan menetap.
Jangan berhenti pelajari diri.
Jangan beranjak dari kerendahan hati.
Semoga pijak kaki serta langkah kita ditetapkan serta dikuatkan Allah di jalanNYA.
Semoga iman dan taqwa kita hanya bagi Allah.
Semoga hanya kepada Allah kita berpasrah.
Semoga ridha Allah bagi kita semua
Amiin...

Jumat, 02 Juni 2017

Sekali Lagi

Ibu...
Semoga Allah selalu menempatkanmu dalam tempat paling indah...
Dan paling damai dari tempat-tempat sebelumnya
Maaf jika malam ini... sekali lagi aku ingat akan dirimu...
Sekali lagi mata ini harus membasah
Namun izinkan sekali lagi...
Kupanjatkan doa untukmu... ibu...
Tak ada yang dapat kukatakan mengapa
Hanya rasa yang mampu melalui
Hanya keterbatasan yang mampu menyelami

Sekian malam dari beribu bulan
Dan dari sekian jejak-jejak peraduan
Sekali lagi dalam sesak ini
Antara mata yang membasah
Pikiranku terlempar atas dirimu

Yaaa sekali lagi....
Maaf atas mata yang selalu basah
Atas hati yang selalu tergetar
Jika teringat akan mu
Ibu...


Temanggung, Ramadhan 02062017